Menarik Wisatwan Dunia, Pantai Pangandaran Dipercantik

Menarik Wisatwan Dunia, Pantai Pangandaran Dipercantik

Pantai Pangandaran dipercantik tentu menjadi berita yang ditunggu-tunggu bagi para pecinta wisata pantai yang berada di Pangandaran dan sekitarnya. Berita tersebut bukan hanya sebatas isu belaka, karena kegiatan pembangunan kawasan Pantai Pangandaran sejak Bulan Agustus tahun 2019 sudah mulai dilaksanakan.

Tak tanggung-tanggung, tujuan dari penataan kembali Kawasan Wisata Pantai Pangandaran tidak hanya untukmenarik wisatawan lokal, namun juga sebagai bagian dari misi pemerintah untuk menjadikan Pantai Pangandaran sebagai  tujuan wisata dunia.

Berikut Fakta-fakta Mengenai Pantai Pangandaran yang Kini Mempercantik Diri

Dalam beberapa waktu belakang, Pangandaran memang mulai berbenah diri demi meningkatkan daya tarik wisatawan. Berikut ini rangkuman fakta-fakta mengenai pelaksanaan penataan kembali Kawasan WIsata Pantai Pangandaran agar menjadi tujuan wisatawan dunia:

  1. Pembangunan dimulai pada Bulan Agustus tahun 2019

Pembangunan Pantai di Pangandaran mulai dilaksanakan pada Bulan Agustus tahun 2019. Lokasi yang dibangun terdiri dari tiga tempat, antara lain Pantai Barat, Pantai Timur, dan Pantai Karapyak yang berada di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Hal tersebut berdasarkan penyampaian dari Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata pada Senin 21 Januari 2019. Proses pembangunan ditargetkan selesai pada November 2019.

Selanjutnya Rahmah, Kepala Desa Begolo, menyampaikan bahwa pembangunan di Pantai Karapyak disambut baik olehnya dan warga Desa Begolo. Harapannya bahwa pembangunan Kawasan Wisata Pantai Krapyak yang dibangun dapat membawa dampak positif bagi warganya dalam hal ekonomi.

Bupati Jeje menyampaikan Luas lahan yang disiapkan untuk dibangun di Pantai Karapyak sekitar 6 hektar dengan panjang pantai sekitar 1,5 kilometer. Selain di wilayah pantainya, saat ini sedang berkoordinasi dengan para pengembang untuk membangun kawasan agrowisata yang mana oleh disediakan lahan seluas 15 hektar yang masuk wilayah administratif Desa Bagolo.

  1. Dana Pembangunan sejumlah 85 miliar

Jumlah dana yang digelontorkan untuk pembangunan Kawasan Wisata Pantai Pangandaran diperoleh dari APBD Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat. Seperti diketahui bahwa pantai yang dibangun meliputi Pantai Barat, Pantai Timur, dan Pantai Karapyak, dana yang dihabiskan cukup banyak. Jumlah dana yang digelontorkan sejumlah  85 miliar.

Sumber pendanaan menurut pemaparan Kepala Dinas Pariwisata Pangandaran Undang Sohbarudin, sebanyak 80 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat dan 3,5 miliar dari DAK Pusat. Sementara menurut H Jeje Wiradinata  selaku Bupati Pangandaran, sebanyak 1,5 miliar disumbang dari dana APBD Kabupaten Pangandaran. Dengan demikian, jumlah total dana yang dikeluarkan sebanyak 85 miliar untuk tujuan utama Pantai Pangandaran dipercantik.

  1. Pendapatan Asli Daerah dari segi Pariwisata di Pangandaran cukup fantastis

Pantai Pangandaran dipercantik diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran dari segi pariwisata. Pendapatan Asli Daerah yang diharapkan dari sektor wisata di Kabupaten Pangandaran sebesar 28 miliar. Sejauh ini nilai PAD yang dicapai masih mencapai 30 persen yang berasal dari 5 objek wisata yang dikelola.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pangandaran Undang Sohbarudin. Selanjutnya, Undang menyampaikan bahwa kekurangan sebanyak 70 persen atau sebesar 17 miliar yang ditargetkan akan terpenuhi pada musim liburan pada pergantian tahun 2019 ke 2020. Hal tersebut yang menjadi alasan pembangunan Pantai Pangandaran ditargetkan pada akhir tahun yaitu November 2019 agar pada Bulan Desember 2019, Pantai Pangandaran dipercantik sudah dapat dikunjungi wisatawan dengan jumlah sesuai yang diharapkan.

Pembangunan yang dilkasanakan di Pantai Pangandaran diharapkan nantinya bisa menarik wisatawan sebanyak yang ditargetkan. Meskipun demikian, beberapa saat terakhir masih ada berita hoaks yaitu ketika akhir tahun 2018 terjadi bencana di Pantai Banten, yang juga menurunkan jumlah wisatawan di Pantai Pangandaran. Jumlah wisatawan yang ditargetkan di kawasan wisata Pantai Pangandaran pada pergantian tahun 2018 ke 2019 waktu itu sebayak 5 juta wisatawan, namun yang tercapai hanya 4 juta wisatawan.

Oleh sebab itu, diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi, sementara untuk informasi kebencanaan lebih baik langsung mengacu pada sumber yang terpercaya. Akan sangat disayangkan ketika Pantai Pangandaran dipercantik dengan mengeluarkan banyak biaya justru tidak diminati dikarenakan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.